Ribut Akibat TV Rusak, IRT di Muarojambi Ini Nekat Bakar Diri dan Anaknya

Entah apa yang dipikirkan Heni (26), warga Desa Mekarsari Makmur Kecamatan Sungaibahar ini. Ia nekat membakar dirinya sendiri dan anak dalam gendongannya pada Rabu (17/2/21).

Ribut Akibat TV Rusak, IRT di Muarojambi Ini Nekat Bakar Diri dan Anaknya
Pelaku Pembakaran Diri Saat Dirawat di Rumah Sakit (ist)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Entah apa yang dipikirkan Heni (26), warga Desa Mekarsari Makmur Kecamatan Sungaibahar ini. Ia nekat membakar dirinya sendiri dan anak dalam gendongannya pada Rabu (17/2/21). Dirinya selamat, namun anaknya meninggal dunia. 

Mirisnya lagi, ternyata alasan ibu rumah tangga tersebut melakukan perbuatan nekat tersebut cuma gegara televisi di rumahnya yang rusak. Namun memang, sebelumnya Heni sudah cekcok dengan suaminya. 

Peristiwa tersebut dibenarkan pihak kepolisian. Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto melalui Kasubbag Humas AKP Amradi menyebut peristiwa ini terjadi pada Rabu (17/2/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Penyebabnya untuk sementara ribut suami isteri, karena TV-nya rusak,” kata Amradi  Kamis (18/2/2021).

Dijelaskan Amradi, Heni (26) saat itu sedang menggendong anaknya yang masih berusia 1,5 tahun. Di waktu bersamaan, Ia ribut dengan suaminya. 

Tak disangka, tiba-tiba Ia menyiram bensin ke sekujur tubuhnya, lalu menyalakan api. Seketika api menyambar tubuhnya dan tubuh anaknya yang tengah berada di gendingannya yang tak tahu apa-apa.

“Anaknya meninggal karena terbakar. Sedangkan ibunya berhasil diselamatkan. Bahkan suaminya bernama Ridwan (27)  juga ikut terbakar,” ujarnya.

Amradi menyebut, saat kejadian, warga sekitar berusaha memadamkan api dengan air dan alat seadanya.

“Saat ini Heni dan Ridwan dirawat di RS Erni Medika karena mengalami luka bakar,” sebutnya.

Atas kejadian ini, Heni dilaporkan atas tindak pidana karena kealpaan menyebabkan orang lain mengalami luka-luka sebagaimana dimaksud dalam Pasal 360 KUHP. Sedangkan balita malang itu, sudah dimakamkan pada hari Rabu itu juga.

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi