Imlek di Tanjung Pandan dalam Suasana Pandemi Covid-19, Batasi Jumlah Tamu

Perayaan Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili dilakukan warga keturunan Tionghoa di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi penularan COVID-19.

Imlek di Tanjung Pandan dalam Suasana Pandemi Covid-19, Batasi Jumlah Tamu
Imlek di Tanjung Pandan. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA BELITUNG - Perayaan Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili dilakukan warga keturunan Tionghoa di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi penularan COVID-19.

"Kami menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi jumlah tamu yang berkunjung ke rumah," kata Ketua Harian Kelenteng Hok Tek Che Tanjung Pandan, Aloy, di Tanjung Pandan, Jumat (12/2).

Dia mengatakan perayaan Imlek di tengah pandemi COVID-19 harus mengutamakan kesehatan bersama sebagaimana yang dianjurkan pemerintah.

"Tahun ini benar-benar dilakukan pembatasan, baik bertamu untuk saling bersilaturahmi maupun pada saat pelaksanaan sembahyang di kelenteng," katanya.

Dia mengatakan setiap pengunjung kelenteng wajib mengikuti protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak (3M).

"Sembahyang di keleteng kami atur dengan bergantian dan selanjutnya diharuskan langsung pulang tidak boleh berkumpul," katanya.

Dia berharap, melalui perayaan Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili, pandemi COVID-19 cepat berlalu dan ekonomi kembali pulih.

"Harapan kami di Tahun Baru Imlek 2572 ini semoga pandemi COVID-19 cepat berlalu dan semuanya bisa kembali menjadi aman," ujarnya.

Sumber: Antara
Editor: Ari